PPDI Jatim Segera Eksekusi Empat Program Prioritas
PPDI Blitar-Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Provinsi Jawa Timur (Prov. Jatim) akan segera mengeksekusi empat proram prioritas dalam waktu dekat. Hal tersebut disampaikan Ketua PPDI Prov. Jatim Sutoyo M. Muslih dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PPDI Prov. Jatim Jumat (31/10/2025) lalu, di Gedung Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Prov. Jatim.
Empat program tersebut adalah, Pengurus PPDI Prov. Jatim akan
melakukan anjangsana ke masing-masing kabupaten, sebagai bentuk silaturahmi dan
menjalin komunikasi. Anjangsana ini akan di dilakukan setiap tiga bulan sekali.
Menjalin kerjasama dan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank Pembangunan Daerah Jatim (Bank
Jatim), yang rencananya akan dilaksanakan pada Selasa (4/11/2025) depan.
Namun dalam hal ini, Sutoyo tidak menjelaskan secara spesifik Kerjasama
dan MoU dalam hal apa dilakukan. Disamping itu, PPDI juga akan menjalin
kejasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan mecanangkan program purnabhakti
bagi perangkat desa. Terkait detail program ini, akan dijelaskan setelah rapat
lanjutan dengan pengurus secara intern.
Hadir dalam kesempatan tersebut, hadir Kepala DPMD Prov. Jatim Budi Sarwoto
menyampaikan, bahwa sinergitas yang telah di bangun PPDI kedepan, bisa tetap
harmonis. Sehingga program-program Pemerintah Jawa Timur bisa berjalan dengan baik
dan lancar.
Sarwoto juga mengatakan bahwa usulan PPDI terkait menaikkan Bantuan
Keuangan (BK) Prov. Jatim bagi Perangkat Desa, yang semula dua kali dalam
setahun, menjadi empat kali dalam setahun, belum bisa di realisasikan. “Karena ada
pengurangan dana transfer daerah sebesar kurang lebih Rp. 2,8 trilyun. Hal ini
sangat mempengaruhi APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah-red) Pmerintah
Prov. Jatim di Tahun 2026,” jelasnya.
Sarwoto juga berharap PPDI menjadi motor penggerak dalam
pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) disetiap desa. Karena sampai Oktober 2025
ini, dari 7721 desa dan 724 kelurahan , masih
terbentuk 1436 pos. “Dengan peran PPDI, kami berharap target terbentuknya
posbakum pada kamis (6/11/2025) mendatang bisa terealisasi,” tegas Sarwoto. [nasrur]

No comments